
IIEF 2026 Catat 70.209 Pengunjung Selama Tiga Hari Penyelenggaraan
SURAKARTA – International Islamic Edu Fair (IIEF) 2026 mencatat sebanyak 70.209 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan, pada 3–5 Oktober 2026, di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pendidikan Islam yang mempertemukan berbagai unsur pendidikan, pesantren, dan masyarakat luas.
Diselenggarakan oleh Forum Ma’ahid dan Madaris Qur’an Indonesia (FORMAQIN), IIEF 2026 menjadi wadah silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pesantren, perguruan tinggi, penerbit, dan pelaku usaha untuk memperkenalkan program unggulan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.
Rangkaian kegiatan IIEF 2026 menghadirkan berbagai unsur pendidikan Islam dari beragam daerah. Keterlibatan berbagai lembaga tersebut mencerminkan pentingnya sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dan identitas keislaman.
Selain menjadi ajang promosi lembaga pendidikan, IIEF 2026 juga mendorong terbangunnya jejaring dan kemitraan strategis. Interaksi antara pengelola pesantren, praktisi pendidikan, perguruan tinggi, dan pelaku usaha diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan mutu pendidikan maupun penguatan kemandirian pesantren.
Jumlah 70.209 pengunjung selama tiga hari menjadi capaian yang patut diapresiasi. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat untuk terus mengembangkan ruang pertemuan, pembelajaran, dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan Islam.
FORMAQIN menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengunjung, peserta, mitra, dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga IIEF 2026 dapat terselenggara. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menghadirkan kegiatan yang mempertemukan berbagai potensi pendidikan Islam.
Dengan semangat Dari Pesantren untuk Dunia, IIEF diharapkan terus berkembang menjadi wadah kolaborasi strategis dalam memperkuat pendidikan Islam, memberdayakan pesantren, dan memperluas kontribusi lembaga pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Bismillah, menuju IIEF 2027.


